YANG PENTING HAPPY

Jumat, Maret 19, 2010







“Kebahagaian“  Apakah sebuah harapan yang diimpi-impikan atau Sebuah Impian yang ingin diwujudkan  ??  Dua hal yang yang akan terjawab dengan terlebih dahulu mengenal  jati diri kita masing masing. Kita berada di kondisi mana pada pernyataan di atas. Hanya sebatas harapan dan terus bermimpi  ??

Kadang terfikir kalau hidup ini kebanyakan larut dalam mimpi, hanyut dalam khayalan. Kebanyakan bermimpi dan berhayal. “Keasikan” dengan sketsa kehidupan orang lain, yang tanpa sengaja telah mengacuhkan sketsa hidup diri sendiri. Menjadi penikmat  terhadap kelebihan yang dimiliki orang lain, hingga lupa akan talent yang dimilikinya sendiri. Hanya sebagai follower tanpa sadar kalu diri sendiri bisa sebagai Trendsetter.

Susah memang untuk memiliki sebuah sikap yang bangga menjadi diri sendiri, karna kita sering membandingkan diri kita dengan orang lain. Karna di atas air masih ada daratan, diatas daratan masih ada langit dan ditas langit masih ada langit lagi dst.

Mengapa susah menggapai kebahagiaan ?? Ada satu jawaban yann mungkin benar, Karna hati dan pikiran ga sejalan ?? Why ?? jawaban lain yang pasti benar..KARNA ADA MASALAH. Terkadang kita sering nge markup masalah yang secuil dan sebaliknya masalah yang complicated itu justru terabaikan. Terlalu mengandalkan logika dan perasaan tanpa mendegarkan hati nurani berbicara. Sadar atau tidak,  ketika dalam keadaan terdesak dan dalam masalah ada bisikan dari hati yang kadang kita biarkan berlalu, padahal itu lah way out yang sebenarnya.  Hal inilah yang selalu memicu kita bertindak plinplan dalam menghadapi setiap masalah. “ Kalau aku ngelakuin ini, ntar klu gitu gimana ?? klu aku seperti ini entar orang bilang apa ? Memang sikap ini terkadang perlu sebagai antisipasi salah dalam bertindak, Namun kekhawatiran dan prediksi yang berlebihan justru membuat semunya makin COMPLICATED.

Tiba tiba terfikir,,, kenapa ga semua nya di convert jadi simple saja.. Think it simple. Memang tak semudah ngucapinya. Tapi setidaknya dengan berfikir semuanya di convert jadi simple mungkin bisa mensugesti otak kita  untuk berfikir kalau semua itu punya solusi. Susah memang membangun pemikiran seperti ini, tapi tidak ada salahnya belajar untuk memahami konsep ini.

Kenapa  kita susah untuk bilang “YANG PENTING HEPPII” ketika ada kegagalan dan masalah yang kita hadapin..:P. It sounds silly emang, tetapi alangkah “terdengar” bahgianya hidup itu ketika kita bisA mngucapkan nya dengan sepenuh hati heheeh….

YANG PENTING HEPPIII LAH…

1 komentar:

 
Max Journal Blog © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting , Forum Jual Beli and Business Solutions