TITIK JENUH

Rabu, April 25, 2012

Ketika Otak dan Pikiran mulai  muak untuk mengemban tugas nya sebagai nyawa dalam menjalankan kehidupan. Tak ada seberkas cahayapun yang mampu  unutuk memberi sedikit terang pada  sebuah ruang hampa , gelap senyap yang hanya dipenuhi kepulan  asap,
Ketika waktu pun tak lagi memberi sedikit kesempatan untuk bergerak , memulai  bangkit , berdiri dan beralari mengejar sesuatu yang disebut impian ,  seketika tulang belulang , rusuk telah remuk tak melekat pada tubuh hingga jiwa terasa lemah tak berdaya berbuat apa apa.
Ketika badan pun terus mengeluh merasakan peluh , hingga pembuluh darah tak lagi bekerja semestinya, hanya menyisakan organ organ tubuh yang tidak lagi bertumbuh , hingga semua nya hanya berujung pada  jatuh dan mengeluh.
Ketika kreatifitas yang dulunya brilian layaknya berlian yang berkilauan, meredup menjadi secuil batu kerikil yang tak tau harus dikemanakan.
Ketika yang  kuasa seakan bisu tak berkata seucapun, tak menunjuk arah kemana harus melangkah, bagaimana harus memulai.
Ketika mereka hanya bisa tertawa , tersenyum lebar, bersenang senang dan berpesta pora dengan kehidupan mereka sendiri, tanpa tau apa yang telah dan sedang terjadi.
Ketika Dunia tak lagi berwujud, tak lagi indah, hambar tak berasa, hanya menyisakan sedikit cerita, hanya sebaris kata, seucap rasa TITIK JENUH !! 

*this post also posted in My other blog 

0 comments:

Poskan Komentar

 
Max Journal Blog © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting , Forum Jual Beli and Business Solutions